Tampilkan postingan dengan label Batik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Februari 2013

"MEMBATIK" By Slamet Priyadi


Membuat motif batik dengan canting
MGMP SENI SMAN 42 - JUMAT, 12 OKT. 2012 - Membatik berdasarkan tujuannya dibedakan atas membatik sebagai kegiatan seni murni (pure art), dan membatik sebagai kegiatan kerajinan.  Adapun berdasarkan  teknik pembuattannya dibedakan atas batik tulis dan batik cap. Membatik dengan tujuan seni murni adalah cara membatik untuk membuat lukisan dengan teknik batik tulis. Sedangkan membatik sebagai kegiatan kerajinan adalah cara membatik dengan tujuan untuk membuat benda pakai (applied art), seperti membuat selendang, kain, kemeja, dan lain-lain.

 Bahan dan alat yang dipersiapkan untuk membatik antara lain:

      1. Sehelai kain katun dengan ukuran menurut keperluannya
      2. Canting
      3. Bingkai kayu untuk membentangkan kain
      4. Kompor kecil dan wajan untuk mencairkan lilin
      5. Lilin hitam dan kuning
      6. Pensil untuk menggambar motif batik  
Wajan dan kompor untuk cairkan lilin (malam)
Kain, rak, dan bingkai  bahan dan alat untuk membatik
Canting
 
          Langkah-langkah cara membuatnya:
               1.  Cuci kain batik sampai bersih dari kotoran debu atau kanji jika yang dipakai kain yang masih    baru lalu dijemur sampai kering benar.
    2. Bentangkan kain yang sudah bersih dan kering tadi pada bingkai agar mudah menggambarinya dengan motif batik yang dikehendaki
          3.  Buat gambar rencana motif batik dengan pensil yang lunak sehingga motifnya jelas.
         Lalu gambar rencana tadi digoreskan dengan cairan lilin dengan menggunakan canting. Bisa juga dengan menggunakan kuas.
5        4.  Warnai kain dengan cairan penyelup kemudian cucilah kain tersebut dengan air tawar
6      5. Lepaskan (lorot) lilin dari kain sampai benar-benar hilang tidak ada yang tertinggal atau menempel di kain.
Jika menghendaki warna lebih dari satu, bisa mengulang kembali langkah ke-5 sampai ke-8
 
    Penulis
    Slamet Priyadi


Selasa, 29 Januari 2013

"Batik Kontemporer" by Slamet Priyadi



Batik Motif Manusi
Minggu, 9 Oktober 2011 - Yahoo Post - Apa sih batik kontemporer itu? Sesuai dengan kata "kontemporer" yang berarti terkini, dewasa ini atau bisa juga diartikan yang sedang trendi, maka jika dikaitkan dengan kata batik, pengertian "batik kontemporer" berarti memiliki makna batik masa kini yang proses penciptaannya lebih banyak dibuat oleh para perupa batik (seniman batik) atau para disainer batik.

Pada umumnya para perupa batik, ataupun para pendisain batik kontemporer, didalam mencipta batik, pada awalnya bertujuan hanya untuk kepuasan batiniahnya dalam mengekspresikan emosi estetiknya. Karya-karyanya sebagian besar untuk hiasan dinding. Motif-motif yang dipilih bergaya bebas tidak terikat oleh bentuk-bentuk sebelumnya yang terikat oleh aturan ataupun acuan pembuatan batik.

Teknik pembuatan batik cenderung seperti apa yang dilakukan oleh seorang pelukis, tidak terikat pada canting yang biasa digunakan dalam proses pembuatan batik. Penggarapannya sama persis seperti melukis, hanya teknik proses pewarnaannya saja yang menggunakan teknik membatik.

Batik kontemporer cenderung berpola bebas. Biasanya motif yang dipilihnya mengambil dari bentuk-bentuk seni primitif seperti bentuk-bentuk patung manusia, hewan, alam tumbuh-tumbuhan, rokh, dan bentuk-bentuk abstrak. Selain itu ada juga yang mengambil dari bentuk-bentuk instrumen musik, tarian-tarian tradisi yang ada di daerah setempat. Berikut adalah salah satu contoh motif batik kontemporer dengan mengambil bentuk motif manusia.[SP]

Batik Motif Khewan
Batik Motif Tumbuh-tumbuhan
( Pustaka : Pola-Pola Batik Dan Pewarnaan - Departemen Pendidikan dan Kebudayaan 1979 )